DONASI SEKARANG
JADI RELAWAN

Makna dalam Berbagi Maslahat Kurban

Global Qurban
Makna dalam Berbagi Maslahat Kurban

ACTNews, JAKARTA - Teramat jelas bahwa ketika seseorang melaksanakan ibadah kurban, maka ia akan menebarkan maslahat. Faktanya, ibadah kurban memang memiliki nilai sosial yang sangat tinggi. Terbukti dengan adanya hubungan timbal balik (simbiosis mutualisme) antara pekurban dan penerima daging kurban.

Secara istilah, kurban adalah cara umat untuk mendekatkan diri kepada Allah. Sedangkan secara terminologi, kurban adalah kegiatan penyembelihan hewan qurban pada Hari Raya Iduladha. Dengan begitu, Ustaz Zulfikarullah memaparkan bahwa kurban menjadi salah satu amalan yang harus diprioritaskan bagi kaum Muslim.   

“Berkurban merupakan satu amalan yang paling dicintai Allah. Bedasarkan hadits nabi, tidak ada amalan yang lebih utama dari hari An-Nahr (penyembelihan), selain hanya mengalirkan darah daripada hewan kurban,” papar Ustaz Zulfikarullah, Ketua Sahabat Iman sekaligus Trainer & Motivator Sukses Mulia.

Ia mengatakan, siapa saja yang mengetahui maslahat ibadah kurban pasti akan gencar berusaha untuk menunaikannya. Bagi pekurban sendiri, Allah menjanjikan kebaikan untuk mengampuni setiap dosa-dosanya. hal ini mengingat hakikat penyembelihan hewan kurban bisa mengikis sifat-sifat kebinatangan yang ada di dalam dirinya.

Sementara bagi mereka yang menerima, maslahatnya adalah kenikmatan hari berhari raya. “Selain itu juga menjadi sarana elaborasi ukhuwah yang baik antara mudhohi (pekurban) dan mustahik (penerima). Jadi berkurban sebenarnya adalah tanda cinta kita kepada Allah, Rasulullah, dan para pengikutnya,” kata Ustaz Zulfikarullah.

Dalam kacamata sosial, menurut Ustaz Zulfikarullah, paling tidak dengan berkurban seseorang bisa mendorong saudara sesamanya untuk menebar nikmat kurban di hari raya. Ia juga berharap bahwa akan ada peluang untuk menggerakan roda ekonomi dengan melaksanakan ibadah kurban.

“Maslahat akan terjadi dalam jangka panjang apabila inovasi terus diupayakan. Misal, untuk di ACT sendiri ada yang namanya program desa wakaf, program pembinaan para peternak, yang mampu memunculkan kesejahteraan umat secara lebih komprehensif,” tambahnya.

Mempelajari hal itu, Global Qurban terus meneguhkan komitmen untuk meluaskan lagi wilayah-wilayah implementasinya. Tidak hanya mengulas kembali cerita lama, tetapi menemukan kisah baru di daerah yang berbeda. Menyapa saudara prasejahtera yang tersebar di seluruh indonesia, bahkan mancanegara. []

TAGS