DONASI SEKARANG
JADI RELAWAN

Mujahid Tasikmalaya Menggugat Peduli Rohingya

Mujahid Tasik Menggugat

ACTNews, TASIKMALAYA – Gemuruh dukungan dan solidaritas terhadap nasib etnis muslim Rohingya yang mengalami ketertindasan, persekusi disertai pembunuhan dan terusir dari tanah airnya sendiri, hingga saat ini masih ‘kencang’ di berbagai daerah di Indonesia. Salah satunya di Kota Tasikmalaya. Di ‘Kota Santri’ ini masyarakat bersama ormas, komunitas dan aparat  se-Kota Tasikmalaya yang tergabung dalam Mujahid Tasikmalaya Menggugat (MTM), menggelar aksi solidaritas untuk etnis muslim Rohingya.

MTM terlahir karena kepedulian masyarakat Kota Tasikmalaya. Menurut Ir. Nanang Nurjamil,MM, selaku Ketua MTM, sejumlah masyarakat di Kota Tasikmalaya merasa terpanggil jiwa kemanusian serta ukhuwah Islamiyah nya, setelah melihat fakta yang disampaikan berbagai media massa tentang keadaan muslim Rohingya.

“Kami sejumlah ormas dan alim ulama berkumpul di Pesantren Al-Huda dan sepakat membuat forum Mujahid Tasikmalaya Menggugat, yang  secara aklamasi pada saat itu kawan-kawan memberikan amanah kepemimpinannya kepada saya,” tuturnya.

Nanang menambahkan MTM pada Jum’at (8/9), menggelar aksi turun ke jalan. Sekira 8000 orang lebih hadir dalam aksi tersebut, menyuarakan solidaritasnya untuk etnis muslim Rohingya.

“Kemudian kami membuka posko penggalangan dana dan alhamdulillah terkumpul dana sebesar Rp. 212.605.850,” ungkapnya.  

Nanang menjelaskan dana sebesar 212.605.850 rupiah terkumpul selain digalang dari masyarakat, juga dari Pegawai Negeri Sipil/PNS dan Aparatur Sipil Negara /ASN Kota Tasikmalaya yang berhasil terkumpul sejumlah 97 juta rupiah.  

Alhamdulillah, aksi kami ini didukung Pak Walikota yang secara resmi menyebarkan surat edaran kepada PNS dan ASN,” ujarnya.

Pada Rabu (11/10) kemarin, donasi untuk etnis muslim Rohingya ini diserahkan melalui Lembaga Kemanusiaan Aksi Cepat Tanggap (ACT), di Balai Kota Tasikmalaya. Penyerahan donasi tersebut dilakukan oleh Walikota Tasikmalaya, Drs. H. Budi Budiman mewakili masyarakat dan aparatur sipil negara, bersama Ketua MTM, Nanang Nurjamil, dan diterima oleh Kepala Cabang ACT Jawa Barat, Adi Nurdiansyah.

Dalam sambutannya, Budi Budiman sangat mengapresiasi gerakan kemanusiaan yang dilakukan secara massif oleh MTM, sehingga dapat menggugah kepedulian dan kesalehan masyarakat.

“Jangan dilihat besar kecil sumbangan, tapi ini sudah menghadirkan Islam Rahmatan lil'alamin, hikmahnya diuji kepekaan sosial kita,” ujarnya.

Nanang Nurjamil mengungkapkan alasan menitipkan donasi yang berhasil digalang timnya melalui ACT, karena timya melihat di media massa, terutama di televisi. Selain itu menurut Nanang, ACT merupakan lembaga kemanusiaan yang pertama membantu para pengungsi etnis muslim Rohingya.

“ACT merupakan salah satu lembaga resmi, sehingga kemudian kita bermusyawarah dan memutuskan minitipkan amanah dari umat ini ke ACT. Selain itu ACT mempunyai akses masuk ke wilayah pengungsian muslim Rohingya,” terangnya.

Adi Nurdiansyah sangat mengapresiasi Tim MTM yang mampu menyatukan dan menggerakkan komunitas dan masyarakat kota Tasikmalaya, untuk bergerak bersama membantu etnis muslim Rohingya.  

“Inilah wujud dari sebuah solidaritas dan ukhuwah Islamiyah, walaupun berbeda bendera komunitas, namun mau bergerak bersama untuk satu tujuan. Semoga keberkahan untuk teman-teman Mujahid Tasikmalaya Menggugat dan masyarakat Kota Tasikmalaya yang telah membantu etnis Muslim Rohingya,” harapnya.

Harapan dan doa juga diutarakan Nanang Nurjamil, Ia berdoa  untuk para relawan yang berjuang menyampaikan amanah dari warga Kota Tasikmalaya ini kepada para pengungsi muslim Rohingya. Bagi Nanang, para relawan yang terjun menyampaikan bantuan dari warga Indonesia ini, adalah para mujahid

“Kami berdoa dan menyerukan ke seluruh majelis taklim, untuk mendoakan muslim Rohingya dan para relawan yang menyampaikan amanah dari warga Indonesia dalam membantu muslim Rohingya. Semoga teman-teman relawan ACT diberi kemudahan dan dapat kembali ke tanah air dengan keadaan selamat,” pungkasnya.[]   

TAGS