DONASI SEKARANG
JADI RELAWAN

Untuk Palestina, Selalu Ada Kepedulian dari Rakyat Aceh

Untuk Palestina, Selalu Ada Kepedulian dari Rakyat Aceh

ACTNews, BANDA ACEH - Tiga pekan sudah masyarakat Palestina di Al-Quds mempertahankan Kompleks Masjid Al-Aqsa dari kontrol semena-mena Israel. Dalam kurun waktu nyaris satu bulan tersebut, berbagai peristiwa datang silih berganti, menaik-turunkan tensi. Di titik ini, konflik meredup dan Al-Aqsa sudah bisa dimasuki dengan bebas oleh umat Muslim. Tidak ada lagi kamera pengintai, tidak ada lagi pintu pendeteksi logam.

Namun, kepedulian rakyat Indonesia terhadap Palestina dan usaha melindungi Masjid Al-Aqsa tidak lantas berhenti. Selama tiga pekan kemarin, masyarakat Indonesia melalui Aksi Cepat Tanggap membantu mengirimkan bantuan makanan yang bisa mengangkat semangat para pembela Al-Aqsa. Mereka, Muslim Palestina yang termarjinalisasi, bisa merasakan doa dan simpati yang dicurahkan rakyat Indonesia.

Ahad lalu (6/8), bentuk kepedulian untuk Al-Aqsa pun berlanjut. ACT dan 60 komunitas Muslim di Aceh mengadakan aksi solidaritas untuk Palestina dan Masjid Al-Aqsa. Bertempat di halaman Masjid Baiturrahman, lebih dari 4000 orang mengikuti rangkaian kegiatan aksi solidaritas ini.

Bahkan, sebelum azan Subuh berkumandang, acara Tabligh Akbar Aceh untuk Palestina ini sudah dipadati warga Aceh yang bersimpati dengan warga Palestina. Acara ini dimulai dengan salat Subuh berjamaah, tak lupa dilengkapi dengan tausyiah tentang keutamaan Masjid Al-Aqsa. Selanjutnya, ada pula pembacaan khatam Quran 30 juz oleh 150 oleh hafiz (orang-orang yang hafal Al-Quran) asal Aceh, dan salat Duha dan salat hajat. Menjelang siang, dilakukan pembacaan syair Palestina.

“Umat Islam itu bagaikan satu tubuh. Apabila ada bagian tubuh yang sakit, maka yang lain akan merasakannya,” tutur Teuku Farhan, Ketua Panitia Tabligh Akbar Aceh untuk Palestina. Teuku Farhan pun dengan gamblang menyatakan ia dan komunitas Muslim peserta tabligh mengutuk pengetatan keamanan yang semena-mena oleh Israel.

Solidaritas begitu tercermin di acara ini. Rakyat dan para pemimpin menundukkan kepala bersama, berdoa untuk saudara mereka yang teraniaya. Sebut saja Wakil Gubernur Nova Iriansyah, Ibu Gubernur Darwati A. Gani, dan Wali Kota Banda Aceh Aminullah Usman, mewakili para petinggi Aceh yang berbaur bersama orang-orang dari berbagai golongan.

Tidak hanya rakyat dan pemimpin kota Aceh, ulama dan wakil dari kelompok pendidikan pun hadir dan menyampaikan orasi. Salah satu ulama, Muhammad Yusuf Wahab, mengingatkan bahwa okupasi Israel atas Tembok Barat merupakan bentuk penjajahan. Sebagai Muslim, tidak seharusnya kita berdiam diri.

“Tidak cukup hanya dengan berzikir di masjid. Untuk membela orang yang terzalimi, umat Islam harus memperkuat Islam dan ekonomi Islam. Jangan sampai kita menjadi mangsa bagi negara lain,” ungkap Muhammad Yusuf dalam orasinya.

Sementara itu, Teungku Tarmizi dengan tegas menandaskan bahwa keselamatan Masjid Al-Aqsa dan kemerdekaan Palestina adalah tanggung jawab umat Islam di seluruh dunia, tak terkecuali di Aceh. Apalagi, Aceh adalah bagian dari Indonesia, negara dengan umat Muslim terbesar di dunia.

“Sudah seharusnya Indonesia berada di garis paling depan untuk membantu perjuangan kemerdekaan Palestina dan pembebasan Al-Aqsa,” kata Teungku Tarmizi.

Kepala Cabang ACT Aceh Husaini Ismail sangat mensyukuri banyaknya elemen masyarakat Indonesia yang hadir dalam aksi solidaritas Ahad lalu (6/8). Menurutnya, seluruh elemen masyarakat yang hadir kompak membela Palestina tanpa melihat perbedaan yang ada.

“Alhamdulillah, semua bersatu mendukung Palestina. Ada LSM, Pemerintah Provinsi, Pemerintah Kabupaten, dan 60 organisasi masyarakat yang turun ke jalan menyuarakan kepeduliaannya untuk warga Palestina,” papar Husaini.

Ia mengimbuhkan, seluruh elemen masyarakat yang hadir saat itu juga sepakat untuk memboikot produk-produk Israel yang ada di Aceh. Bahkan, mereka akan terus melakukan aksi kepedulian Palestina yang disertai dengan penggalangan dana hingga Jumat ini (11/8).

“Hasil penggalangan dananya insya Allah akan diserahkan ke ACT untuk selanjutnya disalurkan kepada saudara-saudara kita di Palestina,” pungkasnya. []

TAGS