DONASI SEKARANG
JADI RELAWAN

Ustaz Fadlan: Berasnya Orang Aceh Meninggikan Nama Indonesia

Let's Help Syria
Ustaz Fadlan: Berasnya Orang Aceh Meninggikan Nama Indonesia

ACTNews, ACEH – Liku-liku perjalanan panjang, perjuangan orang Aceh untuk bangkit dari konflik dan pascabencana tsunami besar 2004 silam, telah mengajarkan banyak hal bagi Indonesia. Keteguhan hati orang Aceh serta solidaritas untuk tetap tangguh menghadapi musibah, rasanya pun tak perlu diragukan lagi. Perjalanan panjang itulah yang kini mematri budaya orang Aceh untuk membantu sesama, solid untuk meluaskan empati.

Seperti yang terjadi Ahad (15/4) kemarin, Masjid Raya Baiturrahman menjadi titik tolak. Dari masjid raya kebanggaan ini, permulaan cerita empati orang Aceh berwujud 1.000 ton bantuan beras untuk Suriah dimulai.

Melepas konvoi 1.000 ton beras bertajuk Kapal Kemanusiaan untuk Suriah itu, hadir ulama dari barat hingga timur Indonesia. Salah satu ulama yang mewakili Indonesia dari timur adalah Ustaz Fadlan Garamatan. Ulama kelahiran Tanah Papua ini mengatakan, Provinsi Nangroe Aceh Darussalam telah berkontribusi membesarkan nama Indonesia di ranah kemanusiaan internasional.

Ustaz Fadlan mengaku bangga. Saudaranya dari wilayah barat Indonesia, bahu membahu mengumpulkan bantuan beras terbaik, yang disiapkan khusus untuk pengungsi Suriah.

“Bantuan beras ini punya efek membesarkan nama Indonesia di mata internasional. Dari Aceh, nama Indonesia bangkit. Aceh mewarnai kebangkitan Indonesia,” tutur Ustaz Fadlan di depan jemaah tablig akbar, jelang seremoni pelepasan truk 1.000 ton beras untuk Suriah, Ahad (15/4) kemarin.

Ustaz Fadlan kemudian berkisah, tradisi Aceh sejak dulu sudah punya gagasan besar untuk Indonesia. Terlebih tentang ide-ide keislaman dalam bernegara dan kehidupan sosial. Ustaz Fadlan pun mengingatkan tentang momentum masuknya peradaban Islam ke Indonesia yang dimulai dari Aceh.

“Aceh mencatat sejarahnya dalam tinta emas, bahwa Kerajaan Samudera Pasai adalah kerajaan Islam pertama di Nusantara,” tuturnya.

Berkesempatan datang lagi ke Serambi Makkah, bahkan menjadi saksi keberangkatan 1.000 ton empati orang Aceh sampai ke Suriah, membekas kesan sendiri bagi Ustaz Fadlan.

“Tradisi keislaman di Aceh masih terjaga betul sampai hari ini. Solidaritas kemanusiaan orang Aceh yang mendunia membuktikan masa depan Aceh yang cerah. Insya Allah, dari keberangkatan beras 1.000 ton untuk Suriah ini, Aceh akan terus bangkit dan memegang peranan penting dalam menjaga kedaulatan Islam dan menjaga NKRI,” pungkas Ustaz Fadlan, mengucap doa bagi orang Aceh dan Indonesia. []

1158

TAGS