DONASI SEKARANG
JADI RELAWAN

ACT dan PHKT Bantu Pemulihan Korban Tsunami Selat Sunda

Sinergi Korporat
ACT dan PHKT Bantu Pemulihan Korban Tsunami Selat Sunda

ACTNews, JAKARTA - Bencana tsunami Selat Sunda tiga pekan silam sampai saat ini masih menyisakan duka. Selain korban meninggal yang jumlahnya lebih dari 400 orang, tsunami juga menghancurkan beberapa desa yang berada di pesisir laut. Bencana banjir timbul pasca tsunami serta sebagian rusaknya besar perahu nelayan Selat Sunda karena dihantam ombak membuat perekonomian lumpuh di wilayah tersebut.

Uluran tangan guna membantu korban bencana tsunami Selat Sunda sampai saat ini pun terus mengalir. Kini, bantuan datang dari PT Pertamina Hulu Kalimantan Timur (PHKT). Bencana yang silih berganti menghantam Indonesia membuat pekerja dan manajemen PHKT bahu-membahu membantu korban tsunami di Selat Sunda. Donasi sebesar lebih dari 200 juta rupiah disalurkan melalui lembaga kemanusiaan Aksi Cepat Tanggap (ACT) pada Jumat (11/1) siang di Kantor ACT di Menara 165 Jakarta. 

General Manager EKAL PHKT, Cosmas Supriatna, menitipkan donasi PHKT kepada ACT mengingat ACT telah mempunyai keahlian khusus dalam pemanfaatan donasi ini. “Semoga melalui ACT, donasi dapat disalurkan dengan efektif untuk membantu korban bencana tsunami Selat Sunda,”ungkapnya. Selain donasi ini, sebelumnya PHKT telah menurunkan tim Rescue dan Medis bersama tim Pertamina lainnya untuk membantu para korban di wilayah Pandeglang.

Sementara itu, Basair Muhammad, Head of Partnership ACT, menjelaskan bahwa dukungan dari PHKT ini akan menyokong berbagai program tanggap darurat dan pemulihan warga terdampak tsunami Selat Sunda. Nantinya, donasi yang disalurkan oleh PHKT akan dikelola ACT untuk membantu keperluan korban tsunami. “Donasi ini akan mendukung berbagai program selama masa tanggap darurat, bahkan hingga masa pemulihan dan pembangunan ulang,” jelas Basair.

Perlu diketahui, sampai saat ini ACT terus mengawal masa tanggap darurat hingga pemulihan. Posko bencana juga tersebar di wilayah yang terdampak tsunami di Banten dan Lampung. Logistik dan makanan siap santap terus didistribusikan. Selain itu, ACT juga mendatangkan Humanity Mobile Watertank untuk memenuhi kebutuhan air bersih korban bencana pasca tsunami. []