DONASI SEKARANG
JADI RELAWAN

ACT Jateng Kirimkan Bantuan untuk Korban Tsunami Selat Sunda

ACT Jawa Tengah
ACT Jateng Kirimkan Bantuan untuk Korban Tsunami Selat Sunda

ACTNews, SEMARANG - Pengiriman bantuan pangan dan logistik untuk warga terdampak tsunami Selat Sunda terus dilakukan, sebagai upaya penanganan tanggap darurat pascabencana. Setelah lebih dari 20 truk bantuan kemanusiaan diberangkatkan dari Bogor dan Yogyakarta, bantuan tambahan menyusul diberangkatkan dari Semarang oleh Aksi Cepat Tanggap Jawa Tengah (ACT Jateng).

Senin (31/12), 3 truk berisi pangan dan logistik diberangkatkan dari Jl. Lamongan III, Perumnas Sampangan, Kecamatan Gajahmungkur, Kota Semarang. Umi Surotud Diniyah sebagai perwakilan warga Sampangan mengatakan, kolaborasi bersama ACT memberikan semangat kepedulian terhadap sesama lebih terbangun.

“Ini sebuah program yang inovatif, mampu menggerakkan masyarakat dengan aksi nyata. Saya melihat semangat warga khususnya anak-anak muda mulai muncul, mereka membantu dengan keceriaan,” tuturnya. Umi yang juga berprofesi sebagai anggota DPRD Kota Semarang merasa program bantuan berupa logistik dapat menjadi contoh bagi lembaga kemanusiaan lainnya.

Pengiriman pangan dan logistik ini akan terus berlanjut dari berbagai daerah di Indonesia, utamanya Jawa dan Sumatera. Selain mengirimkan pangan dan logistik, sejumlah program pemulihan juga segera diinisiasi. Giyanto, selaku Kepala Program ACT Jateng menerangkan, bantuan pemulihan tersebut fokus pada penyediaan pangan, papan, dan pembangunan ekonomi.

“Selain bantuan paket logistik yang kami kirimkan, ACT berencana membangun hunian dan ACT Humanity Store untuk penyintas tsunami di Pandeglang dan Lampung Selatan. Sementara untuk pemulihan ekonomi, insya Allah kami akan menggulirkan program pemberian 100 kapal nelayan untuk warga terdampak yang berprofesi sebagai nelayan,” jelas Giyanto.

Di Pandeglang, ACT telah mendirikan 4 posko kemanusiaan dan dapur umum. Keempat posko tersebut di antaranya Posko Induk dan Dapur Umum di Kecamatan Labuan, Posko Wilayah Sumur, Posko Wilayah Panimbang dan Tanjung Lesung, dan Posko Wilayah Anyer. Sementara di Lampung Selatan, posko kemanusiaan dan dapur umum telah aktif di tiga wilayah, di antaranya Way Muli, Way Panas, Dermaga Bom, Kunjir dan Sukaraja,” ungkapnya.

Lanjut Giyanto, selain membantu korban bencana tsunami Selat Sunda, sebagian logistik akan diberangkatkan menuju Palu melalui gudang Humanity Distribution Center (HDC) di Gunung Sindur, Kabupaten Bogor. “Banten dan Lampung masih darurat bantuan logistik, namun kita juga jangan sampai meninggalkan Palu, Sigi, dan Donggala yang sampai sekarang masih dalam masa pemulihan,” pungkasnya. []

 

TAGS