DONASI SEKARANG
JADI RELAWAN

Banjir Bandang Terjang Sumbawa

Emergency Response
Banjir Bandang Terjang Sumbawa

ACTNews, SUMBAWA - Hujan lebat yang mengguyur Sumbawa dalam satu pekan terakhir memicu banjir bandang pada Kamis (7/12) malam. Tepatnya di Kecamatan Empang, Kabupaten Sumbawa, Nusa Tenggara Barat. Berdasarkan laporan dari tim Masyarakat Relawan Indonesia-Aksi Cepat Tanggap (MRI-ACT) yang berada di lokasi, paling tidak enam desa terdampak arus banjir yang bercampur dengan lumpur ini.

Tim MRI-ACT Imron Fhatoni mengatakan, luapan air berasal dari sungai Karang Lagenti yang melintas di Empang. Desa Jotang Beru, Jotang, Empang Atas, Empang Bawah, Pemanto, dan Bunga Eja menjadi wilayah terdampak. “Paling parah ada di Empang Bawah, itu rumah yang berada di bantaran sungai hanyut semua, mereka mengungsi ke rumah sanak-saudara,” jelasnya, Jumat (7/12).

Tercatat sekitar 1667 kepala keluarga yang terdiri dari 6780 jiwa terdampak banjir bandang besar ini. Walau tidak menimbulkan korban jiwa, namun kerugian material ditaksir mencapai ratusan juta rupiah. Mayoritas warga yang berprofesi sebagai petani kehilangan tanaman padi yang hampir panen karena terendam banjir. Sedangkan gabah, bibit, pupuk dan alat pertanian lainnya terbawa hanyut.

Jumat (7/12), tim MRI-ACT sedang melakukan pendataan dan membantu warga untuk membersihkan rumah. Banjir mulai terpantau surut di wilayah yang tidak terlalu dekat dengan sungai. Sedangkan rumah di bantaran sungai masih terendam banjir dan mengalami kerusakan parah. “Ada 27 rumah rusak parah di empat desa,” tambah Imron.

Merespons kebutuhan korban bencana banjir di Sumbawa ini, ACT mulai mengirimkan bantuan. Selimut, peralatan kebersihan, air bersih, dan sembako menjadi kebutuhan utama warga. Selain itu, diterjunkan pula sejumlah relawan MRI NTB yang akan membantu warga membersihkan rumah dari lumpur yang ikut terhanyut bersama banjir. []

TAGS