DONASI SEKARANG
JADI RELAWAN

Cetak Relawan Tangguh lewat Seminar Hari Relawan Nasional

ACT Sumatera Barat
m

ACTNews, SUMBAR - Aksi Cepat Tanggap (ACT) Sumatera Barat bersama Relawan  Teknologi, Informasi, dan Komunikasi (RTIK) memperingati Hari Relawan Nasional dengan mengadakan Seminar bertema “Pahlawan Tak Dikenal”. Diselenggalakan pada Sabtu (2/1), acara ini menghadirkan pemateri-pemateri yang berkompeten di bidangnya.

Yakniya dari tim BPBD Kota Padang mengatakan, Sumatera Barat merupakan etalase bencana yang ada di Indonesia. Seperti yang perkiraan BMKG, gempa bumi megatrust 8,8 SR akan mendatangi Sumatera Barat. Oleh karena itu, Pemerintah Kota Padang selalu berupaya mengadakan mitigasi bencana kepada masyarakat yang terutama berada di kawasan daerah pantai.

“Maka dari itu kita juga memerlukan relawan tangguh yang selalu siap siaga ketika bencana itu hadir,” ujar Yakniya.

Icun Sulhedi dari perwakilan dari PPDI (Para Penyandang Disabilitas Indonesia) Cabang Kota Padang menyebutkan, para penyandang disabilitas masih butuh perhatian khusus dari pemerintah terutama fasilitas-fasilitas umum yang ada. “Dengan adanya acara ini bisa mengingatkan kembali bahwasanya kawan-kawan penyandang disabilitas ini ada, dan mereka punya potensi masing-masing di bidangnya,” ucap Sulhedi.

Zeng Wellf selaku Kepala Cabang ACT Sumatera Barat mengatakan ACT telah hadir 14 tahun untuk bangsa dan dunia, selalu berusaha cepat tanggap dalam merepons kebencanaan. "Dan ACT sendiri mempunyai Masyarakat Relawan Indonesia (MRI) yang merupakan relawan-relawan terbaik yang dipunyai ACT saat ini. Dan kami juga mengatakan relawan ini merupakan pahlawannya bangsa,” terangnya.

Adapun Fajar Heri Giyanto selaku Kepala RTIK Nasional menegaskan akan pentingnya sinegisitas untuk terciptanya hubungan yang harmonis antar lembaga. “Setiap lembaga sangat perlu adanya sinergisitas sehingga akan lebih banyaknya masyarakat yang lebih membutuhkan lagi. Karena sinergisitas antar lembaga itu sangat-sangat diperlukan agar terciptanya hubungan harmonis,” ungkap Fajar.

Di samping itu, ACT Sumbar juga memberikan Apresiasi Kemanusiaan kepada komunitas-komunitas yang sangat aktif terhadap aksi-aksi kemanusiaan yang dilakukan oleh ACT. Apresiasi Kemanusiaan dengan kategori Aktivitas Kepedulian Terhadap Isu Kemanusiaan Teraktif diberikan kepada Anak Minang Palala (AMP), Sinergisitas Untuk Peduli Kemanusiaan Teraktif diberikan kepada Purna Paskibraka Indonesia (PPI) Sumatera Barat dan terakhir Penghimpunan donasi Kemanusiaan Teraktif BEM Politeknik Negeri Padang (PNP). []