DONASI SEKARANG
JADI RELAWAN

Dengan Warung Wakaf, Bangun Kembali Masjid Quba

Global Wakaf
quba

ACTNews, LOMBOK - Hampir satu bulan lamanya Warung Wakaf hadir di tengah kehidupan masyarakat Desa Guntur Macan, Kecamatan Gunung Sari, Lombok Barat. Warung Wakaf ini berdiri tepat di samping puing reruntuhan Masjid Quba, masjid yang sedang berusaha bangun kembali setelah gempa melanda Lombok.

Nurudin selaku ketua remaja masjid sekaligus penjaga warung wakaf menuturkan, keberadaan Warung Wakaf memberikan warna yang berbeda bagi masyarakat Desa Guntur Macan, khususnya jemaah Masjid Quba. Menurutnya, keberadaan Warung Wakaf telah membantu perekonomian Masjid Quba, memenuhi kebutuhan masyrakat terdampak gempa, dan membantu pedagang-pedagang kecil dengan pasokan barang dari Warung Wakaf dengan harga terjangkau.

"Alhamdulillah, memang kehadiran Warung Wakaf ini, salah satunya bertujuan untuk kembali membangun Masjid Quba. Sebagian besar keuntungan akan diberikan ke masjid ini untuk dikelola. Kita berharap masjid kami dapat berdiri kembali dengan adanya Warung Wakaf ini," ujar Nurudin.

Nurudin menambahkan, banyaknya masyarakat yang berbelanja ke Warung Wakaf ini tak lepas dari harganya yang murah dan keinginan masyarakat untuk kembali membangun Masjid ini. "Kita sampaikan ke masyarakat bahwa Warung Wakaf yang diinisiasi oleh Global Wakaf ini keuntungannya untuk kesejahteraan masjid yang kita cintai ini. Jadi masyarakat makin semangat belanja ke sini. Semangat karena belanja sekaligus berwakaf dan untuk bangun lagi masjid kita ini," tuturnya.

Masjid Quba sendiri adalah masjid yang menjadi pusat kegiatan ibadah masyarakat Desa Guntur Macan. Ia menjadi tempat pengajian rutin masyarakat sekitar. Masjid ini juga selalu aktif dalam mengadakan kegiatan-kegiatan dalam memperingati hari besar Islam.

Namun, gempa besar yang menguncang Lombok beberapa bulan lalu menyebabkan kerusakan parah pada Masjid Quba. Masjid pun tak layak lagi untuk digunakan dan harus dirobohkan. Kini, masyarakat beribadah hanya dengan bangunan sementara yang berada di atas puing-puing tersebut. Ketika hujan datang, beberapa atapnya mengalami kebocoran.


 

Melihat kondisi inilah tim Global Wakaf membangun Warung Wakaf dengan tujuan untuk membantu perekonomian masyarakat korban gempa serta membangun kembali Masjid Quba. Dengan berdiri di atas tanah milik Masjid Quba, Warung Wakaf berusaha berbagi hasil sebanyak-banyaknya untuk membangun kembali masjid yang sebelumnya sudah berdiri selama 50 tahun ini. Dari Warung Wakaf ini, masjid membangun kemandirian dan memiliki penghasilan sendiri.

"Dengan Warung Wakaf kita juga ingin menggerakkan perekonomian masyarakat, memperkenalkan kembali wakaf sebagai pilar tertinggi umat Islam, dan mengajarkan masyarakat untuk belanja sambil berwakaf. Dengan begitu kita gerakkan kembali roda perekonomian masyarakat Lombok," ujar Alfian selaku Kepala Cabang Global Wakaf NTB.

Alfian menjelaskan, barang-barang di Warung Wakaf ini dijual dengan harga terjangkau untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari. Sehingga, masyarakat tidka terbebani dengan harganya.

 

Pendapat Alfian ini diamini oleh Zainab (50), salah seorang jemaah Masjid Quba. Ia bersyukur kehaadiran Warung Wakaf memudahkan ia dan keluarga untuk kebutuhan sehari-hari dengan harga yang murah. Ia tak perlu lagi membeli kebutuhan ke toko yang jauh dari rumahnya.

"Belanja sehari di sini, es krim, gula, minyak. Kita senang ada Warung Wakaf di sini, harga murah membantu masyarakat. Jaraknya juga sangat dekat dari rumah dan tempat ibadah. Mudah-mudahan dengan Warung Wakaf ini, masjid kita bisa dibangun kembali," ungkap Zainab.

Belum genap satu bulan, Warung Wakaf di samping Masjid Quba tersebut sudah menjadi tempat belanja masyarakat dari berbagai dusun. Maslahat dari Warung Wakaf ini akan terus disebarkan. InsyaAllah akan ada 100 Warung Wakaf yang siap menyebar maslahat dan membangun kembali perekonomian warga Lombok yang sedang bangkit dari keterpurukan. []