DONASI SEKARANG
JADI RELAWAN

Galang Kepedulian Lewat Konser Kemanusiaan Bersama Melly Goeslaw

ACT Jawa Timur
1

ACTNews, SURABAYA - Perhelatan Islamic Fest Surabaya di hari pertama, Jumat (8/2) lalu, dijadwalkan diisi berbagai tokoh yang tampil. Salah satunya penyanyi Indonesia Melly Goeslaw. Di acara itu, Melly bernyanyi dengan tema Kemanusiaan untuk Palestina dan Tsunami Selat Sunda.

Bekerja sama dengan Aksi Cepat Tanggap  (ACT), konser kemanusiaan ini Melly isi dengan lantunan lagu-lagunya yang syahdu. Di sela-sela penampilannya, penyanyi asal Bandung ini juga membuka lelang donasi yang akan disalurkan kepada korban bencana di Indonesia juga koflik di Palestina.

Melly mengatakan alasannya menggelar konser ini bersama ACT. Perjalanannya ke Palestina beberapa waktu lalu yang membuat dirinya tergugah begerak untuk Palestina. “Perjalanan saya ke Palestina itu membuka dan mengetuk hati saya, semoga juga bisa dirasakan oleh semua orang bahwa Palestina membutuhkan uluran tangan kita,” ungkap Melly, Jumat (8/2). Istri dari Anto Hoed ini pun menambahkan jika ia tidak akan pernah lelah dan bosan untuk menyampaikan pesan kemanusiaan dari Palestina.

Sementara itu, Kepala Cabang ACT Jawa Timur Wahyu Sulistianto Putro menyampaikan, ACT akan terus mendukung semua gerakan yang menjunjung kemanusiaan. ACT juga akan merespons berbagai isu kemanusiaan baik di dalam negeri maupun luar negeri. “Lewat acara ini (Islamic Fest) kami mengajak masyarakat untuk terus mengasah kepedulian kepada sesama,” jelasnya.

Selain penggalangan donasi, acara tersebut juga mencakup pelelangan foto Masjid Al-Aqsa. Hingga di akhir acara, konser kemanusiaan itu berhasil mengumpulkan donasi sebesar 99,9 juta rupiah.

Saat ditemui di lokasi, Wahyu Sulistianto Putro selaku Kepala Cabang Aksi Cepat Tanggap Jawa Timur mengatakan Aksi Cepat Tanggap siap bekerja sama dalam menggelar acara-acara kemanusiaan dengan pihak mana pun. “Kami selalu terbuka untuk bekerja sama dengan siapa pun. Karena pada dasarnya, persoalan-persoalan kemanusiaan masih banyak yang belum terselesaikan. Seperti isu kemiskinan yang masih menjadi “momok” di negeri ini sehingga perlu ada gerakan bersama dalam jumlah besar untuk menanganinya,” terang Wahyu.

Wahyu berharap langkah-langkah kecil seperti konser kemanusiaan ini akan menginspirasi masyarakat luas untuk saling bergandengan dalam mengatasi permasalahan-permasalan kemanusiaan. []