DONASI SEKARANG
JADI RELAWAN

Gelap Malam di Gaza, Suara Ledakan Roket Israel Terdengar Keras Sekali

Gelap Malam di Gaza, Suara Ledakan Roket Israel Terdengar Keras Sekali

ACTNews, GAZA - Rutinitasnya selalu sama, ketika malam beranjak datang di Gaza - Palestina, langit berubah gelap begitupun seluruh jalanan kota. Hanya beberapa jam saja listrik menyala di seantero Gaza, hampir mustahil Gaza bisa terang benderang dengan lampu berkelip. Kota 2 juta penduduk yang dikepung dan dijajah sepanjang tahun itu hanya punya tak lebih dari 3 jam nyala listrik, itu pun listrik yang dibayar mahal, dibeli lalu dipasok dari pembangkit Israel.

Rutinitas malam di Gaza begitu adanya, malam gelap pekat, gelap paripurna. Hanya lampu lilin yang menyala dari dalam rumah.

Tapi Selasa malam tadi (8/8) sebuah cahaya besar menyala terang sekali di utara Gaza. Nyala terang itu disertai dengan suara ledakan yang luar biasa keras. Suara ledakan yang membangunkan nyaris siapa pun yang sedang lelap tertidur di sepanjang pemukiman padat Gaza Utara.

Israel Serang Gaza Utara dengan Belasan Roket

Selasa malam tadi, sebuah roket dengan daya ledak tinggi meledak di Gaza Utara, tepatnya di Kota Ashkelon. Roket diluncurkan dari selongsong yang diangkut pesawat jet tempur militer Israel. Untuk pertama kalinya, militer Israel menggunakan angkatan pesawat tempur baru Lockheed Martin F-35 pabrikan Amerika Serikat untuk menyerang Gaza. Hanya berjarak beberapa jam setelah ledakan roket besar itu, Israel Defence Force (IDF) mengakui tindakannya di akun resmi twitter mereka.

Militer Israel berkelit, bahwa ledakan roket yang dikirimkan untuk Gaza malam tadi adalah serangan balasan. Menurut mereka, serangan balasan itu adalah gertakan keras setelah beberapa jam sebelumnya ada roket (tentu dengan daya ledak lebih kecil) dikirimkan dari daratan Gaza dan jatuh di tanah lapang Israel, dekat dengan wilayah regional Sha’ar Haneger.

“Malam ini sangat berat untuk kami. Suara ledakan itu sangat-sangat keras. Roket dengan kekuatan besar dilempar Israel dari pesawat tempurnya. Langit Gaza Utara malam tadi mendadak berubah terang sekali. Bukan terang listrik, tapi terang karena ledakan,” kata seorang Mitra Aksi Cepat Tanggap yang bermukim di Gaza.

Lewat tengah malam Waktu Gaza, atau subuh Waktu Indonesia, pesan dari mitra itu sampai ke ACTNews, persis sesaat setelah suara ledakan membuat kepanikan luar biasa di Gaza Utara.   

Menurut pengakuan mitra ACT di Gaza, malam tadi bukan hanya sekali ledakan keras dari roket Israel bergemuruh.

“Saya mendengarnya sendiri, suara ledakan malam tadi lebih dari 10 kali! Kalau ini adalah cara bagaimana Israel membuat malam di Gaza terang benderang, kami lebih baik tetap dalam kegelapan sama sekali. Gaza berubah terang karena sedang dibom berkali-kali malam ini,” katanya dalam pesan singkat kepada ACTNews.

Sampai tulisan ini diunggah, korban luka-luka akibat ledakan roket Israel malam tadi masih terus didata. Keterangan resmi yang didapat dari Rumah Sakit Shifa di Gaza City, tiga orang dilaporkan terluka. Termasuk seorang anak muda berusia kurang lebih 26 tahun yang sedang kritis karena terkena serpihan roket. []

 

*catatan: beberapa gambar ledakan Gaza malam tadi adalah gambar kejadian ledakan Gaza beberapa tahun lalu. Sampai tulisan ini diunggah dokumentasi ledakan Gaza di Ashkelon City masih berusaha untuk didapatkan dari berbagai sumber mitra ACT di Gaza.

TAGS