DONASI SEKARANG
JADI RELAWAN

Gempa Dangkal 6,4 Skala Richter Guncang Lombok Timur

Emergency Response
Gempa Dangkal 6,4 Skala Richter Guncang Lombok Timur

ACTNews, LOMBOK TIMUR – Ahad (29/7) pagi di wilayah Pulau Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB) dikejutkan dengan getaran kuat yang bersumber dari gempa bumi dangkal. Setidaknya ada tiga kali gempa dengan jarak hanya beberapa menit, mengguncang dengan skala getaran yang sangat kuat. Melansir laman Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), gempa bumi dangkal Ahad (29/7) episentrumnya berada di sekitar Lombok Timur dan Lombok Utara. Meski termasuk gempa dangkal, namun BMKG menyatakan gempa di Lombok tidak sampai memicu gelombang tsunami.  

Gempa dengan guncangan kuat pertama terjadi pada Ahad (29/7) pukul 05.47 WIB dengan kekuatan 6,4 SR, dan kedalaman hanya 10 km. Pusat episentrum gempa pertama ini berada 28 kilometer sebelah Barat Laut Lombok Timur, NTB.

Gempa susulan berikutnya terjadi hanya berselang menit, pukul 06.06 WIB gempa dengan magnitudo 5,5 SR juga pada kedalaman hanya 10 km mengguncang kuat dengan episentrum 22 kilometer sebelah Timur Laut Lombok Utara, NTB.

Gempa berikutnya yang terdeteksi oleh seismograf BMKG terjadi pada pukul 06.15 WIB. Guncangannya juga terasa kuat dengan magnitudo 5.0 SR dan kedalaman serupa, 10 km. Episentrum gempa ketiga ini terjadi di 37 kilometer sebelah Timur Laut Lombok Utara, NTB.

Hingga laporan ini diturunkan, sekitar satu jam pascagempa dangkal di NTB, gempa susulan dengan skala kecil masih terus terjadi. Namun, gempa pertama dengan kekuatan 6,4 SR di Lombok Timur dikabarkan merusak banyak infrastruktur. Rumah ambruk, sekolah, bahkan masjid.

Sampai pukul 07.45 WIB, Tim Emergency Response ACT mengabarkan, korban jiwa sementara berjumlah dua orang meninggal dunia.

Dampak Gempa Lombok Cukup Parah

Melansir pendataan sementara yang dilakukan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), getaran gempa terasa sangat kuat bahkan hingga seluruh Pulau Lombok, juga menyebar sampai ke Sumbawa dan Bali.

Imbasnya, gempa dangkal dengan kekuatan 6,4 SR ini pun menyebabkan kerusakan cukup parah di beberapa wilayah. Meliputi Kabupaten Lombok Timur, Lombok Utara, dan Sumbawa Barat.

Kusmayadi, Koordinator Tim Emergency Response ACT merangkum sejumlah data. Menurut paparannya, ada laporan yang masuk mengatakan wilayah Lombok Timur, Lombok Utara, dan Kota Mataram merasakan getaran yang cukup kuat.

“Gempa pertama 6,4 SR, sempat terjadi kepanikan warga di Kota Mataram. Pendataan kerusakan infrastruktur dan korban jiwa masih terus dilakukan. Dua personel dari Masyarakat Relawan Indonesia (MRI) Lombok Timur sudah dilokasi untuk melakukan pendataan,” ujar Kusmayadi.

Sejumlah foto-foto yang dikirimkan oleh MRI Lombok Timur menunjukkan kerusakan infrastruktur yang cukup parah di beberapa wilayah dekat episentrum gempa.

Romi Saefudin salah satu personel MRI Lombok Timur mengatakan, di Puskesmas Sembalun, Lombok Timur seluruh pasien berhamburan keluar. “Genting-genting berjatuhan. Beberapa pasien bahkan mengalami luka-luka akibat tertimpa runtuhan. Sejumlah rumah pun ambruk di beberapa wilayah. Kami masih bergerak melakukan pendataan,” ujar Romi, di Lombok Timur, Ahad (29/7). []