DONASI SEKARANG
JADI RELAWAN

Gempa M6,4 Guncang Situbondo

Emergency Response
Gempa M6,4 Guncang Situbondo

ACTNews, SITUBONDO - Gempa bumi mengguncang Situbondo Kamis (11/10) dini hari, sekitar pukul 01.44 WIB. Episenter gempa terletak pada koordinat 7,47 LS dan 114,43 BT, tepatnya berlokasi di laut pada jarak 55 km arah timur laut Kota Situbondo, Kabupaten Situbondo, Jawa Timur. Gempa di kedalaman 12 km tersebut tidak berpotensi tsunami. Berdasarkan catatan BMKG, gempa bermagnitudo 6,4 yang dimutakhirkan BMKG menjadi 6,3 SR ini terasa hingga ke sejumlah daerah di Jawa Timur, Bali, bahkan Lombok.

Berdasarkan analisis peta gempa, intensitas gempa dirasakan III-IV MMI di Denpasar, III MMI di Karangkates, III MMI di Gianyar, III MMI di Lombok Barat, III MMI di Mataram, III MMI di Pandaan. BMKG mengemukakan, secara umum tidak banyak dampak kerusakan akibat gempa. Namun, hingga kabar ini dirilis, tercatat tiga orang meninggal dunia di Kabupaten Sumenep, Jawa Timur, akibat tertimpa bangunan yang roboh diguncang gempa. Gempa cukup kuat dirasakan warga Kabupaten Situbondo dan Sumenep selama 2-5 detik.

“Tiga orang meninggal dunia adalah Nuril Kamiliya (L/7) Desa Prambanan, Kecamatan Gayam – Sumenep, H. Nadhar (P/55) warga Dusun Jambusok, Desa Prambanan, Kec. Gayam – Sumenep, dan seorang laki-laki dewasa masih dalam identifikasi, Desa Prambanan, Kec. Gayam – Sumenep,” sebagaimana disampaikan dalam keterangan pers Kepala Pusat Data Informasi dan Humas Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Sutopo Purwo Nugroho, Kamis (11/10).

BPBD Provinsi Jawa Timur dan Kabupaten Sumenep mendata sejumlah rumah rusak berada di Kepualauan Sapudi dan beberapa kecamatan di Kabupaten Sumenep. Merespons hal ini, tim Aksi Cepat Tanggap Jawa Timur (ACT Jatim) telah menurunkan sejumlah anggota guna meninjau langsung kondisi daerah usai dilanda gempa. 

Kepala Cabang ACT Jatim, Ponco Sri Aryanto menyampaikan tim sudah diberangkatkan Kamis pagi (11/10). Namun, memang membutuhkan waktu sekitar tiga jam untuk mencapai daerah terdampak gempa di Kepualauan Sapudi.

“Tim MRI (Masyarakat Relawan Indonesia) Sumenep sedang meluncur ke lokasi, perkiraan siang ini sampai ke Pulau Sapudi. Karena lewat jalur laut, perjalanan sekitar tiga jam dari Pelabuhan Dungkek,” jelasnya.

Pulau Sapudi merupakan pulau terbesar kedua di antara gugusan pulau di sebelah timur pulau Madura. Pulau asal kebudayaan “Karapan Sapi Madura” itu menjadi salah satu wilayah yang paling terdampak gempa 6,3 di timur laut Situbondo Kamis pagi. []

 

Sumber Foto: Antara, ACT

TAGS