DONASI SEKARANG
JADI RELAWAN

Kisah Syira, Gulma, dan Sedekah untuk Palestina

ACT Jawa Tengah
Kisah Syira, Gulma, dan Sedekah untuk Palestina

ACTNews, TEMANGGUNG – Lebaran baru terlewat beberapa hari, sementara kisah-kisah baik yang menjadi panutan terselip di antara keriuhan lebaran. Seperti misalnya kisah tentang seorang adik kecil bernama Syira, bocah berusia tak lebih dari lima tahun yang menetap di Pulau Borneo, Kalimantan.

Terselip di antara ramainya orang berlebaran dan berliburan, Syira bocah kecil ini mengajarkan hal istimewa tentang berbagai meski kondisi pun apa adanya. Syira punya hati yang besar untuk merepetisi kepeduliannya bagi Palestina.

Lewat sebuah layar Youtube, Syira berkali-kali menonton sebuah tayangan iklan yang mengabarkan kondisi anak-anak Palestina. Ia tergugah. Dari hati kecilnya terselip kepedulian yang amat besar. Kepeduliannya menggerakkan Syira untuk menabung. Tapi bukan menabung untuk diri sendiri, Syira punya celengan khusus untuk Anak Palestina.

“Namaku Syira, aku usia lima tahun. Aku menabung karena aku ingin memberikan ke anak-anak Palestina,” kata Syira lewat sebuah video yang dikirimkan Ibundanya kepada kami, Tim ACTNews.

Syira Menabung dari Mencabut Gulma

Satu hal yang unik, bukan hanya dengan menyisihkan uang jajan, tabungan Syira perlahan bisa terisi. Sang Ibunda bercerita bahwa, ia berinisiatif mengajak Syira memulai menabung dengan “bekerja”. Syira kemudian diajari dengan mencabut rumput tanaman sayur di kebun yang dimiliki Ibundanya.

Lewat pekerjaan yang dilakukan Syira setiap beberapa kali dalam sepekan, Si Ibu memberikan upah sejumlah Rupiah kepada Syira. Ia mendidik buah hati kesayangannya dengan menyisihkan upah mencabut rumput gulma itu untuk Palestina.

Berkata jujur di depan Ibundanya, Syira mengaku bisa menyisihkan uangnya untuk Palestina dan untuk membeli mainan. Akhir Ramadan kemarin, Ibunda Syira kemudian mengontak perwakilan ACT Jawa Tengah untuk menyerahkan tabungan Syira.

“Dulu, Ibunda Syira sempat lama tinggal di Temanggung. Ibundanya mengontak kami untuk menyerahkan donasi sejumlah Rp 500 ribu untuk Palestina. Semuanya berasal dari tabungan Syira,” ujar Giyanto, perwakilan ACT Jawa Tengah.

Syira dan Ibundanya kini tinggal di Kabupaten Ketapang, Kecamatan Manismata, Kalimantan Barat. Giyanto menjelaskan, koneksi dengan Ibunda Syira didapat dari jejaring Masyarakat Relawan Indonesia (MRI) Daerah Magelang.

“Sudah 5 tahun 7 bulan Syira dan keluarganya pindah ke Kalimantan. Namun koneksi dan silaturahmi dengan teman-teman MRI Magelang dan Temanggung belum terputus, Alhamdulillah,” tutur Giyanto.

Syira adalah satu contoh kecil, bahwa kepedulian untuk Palestina itu terasa dekat sekali. Kepedulian itu ada, merepetisi, dan terus mengetuk pintu hati masyarakat Indonesia.

“Kamu tahu mengapa aku menabung? Karena aku ingin memberikannya ke anak-anak Palestina. Mereka kehilangan orang tuanya. Malam-malam mereka mendengar ledakan. Mereka tidak punya selimut untuk tidur nyenyak. Jadi aku ingin memberikan uang-uang ini untuk anak-anak Palestina,” ucap Syira mantap dalam sebuah video yang dikirimkan Ibunda Syira kepada kami ACTNews. []

TAGS