DONASI SEKARANG
JADI RELAWAN

Kolaborasi BWI, Global Wakaf, Ammana Mudahkan Berwakaf

Global Wakaf
Kolaborasi BWI, Global Wakaf, Ammana Mudahkan Berwakaf

ACTNews, JAKARTA - Indonesia sebagai salah satu negara dengan jumlah populasi Muslim terbesar di dunia, menyimpan jumlah potensi wakaf terbesar di penjuru negara yang dapat dikembangkan ke arah sektor produktif. Kini, besarnya potensi itu menjadi perhatian banyak pihak, tidak hanya pemerintah, tetapi juga seluruh lembaga yang bergerak di sektor pengembangan ekonomi syariah.

Selama sekitar 14 tahun menaruh perhatian lebih tentang kondisi wakaf di dalam negeri, pemerintah pun membentuk Badan Wakaf Indonesia (BWI), yang bertugas melakukan pembinaan terhadap nazir wakaf dalam mengelola pengembangan aset wakaf agar menjadi produktif.

Ikhtiar ini pun diwujudkan pada 2017, di mana BWI meluncurkan Forum Wakaf Produktif (FWP) yang beranggotakan nazir wakaf, termasuk Global Wakaf ACT. FWP diharapkan mampu meningkatkan pemahaman masyarakat Indonesia tentang wakaf serta mendorong wakaf untuk menjadi salah satu penggerak ekonomi negara.

Global Wakaf ACT turut mendukung Fintek Ammana

“Allah memusnahkan riba dan menyuburkan sedekah. Dan Allah tidak menyukai setiap orang yang tetap dalam kekafiran, dan selalu berbuat dosa” (QS. Al-Baqarah: 276).

Kesadaran dalam berwakaf masih saja jadi dilema masyarakat Indonesia. Asumsi bahwa wakaf adalah ibadah tersier (mewah), hanya untuk orang-orang kaya, menjadi kendalanya.  Padahal, sejatinya berwakaf adalah memberikan harta terbaik kita, tidak harus dimulai dengan yang besar, agar manfaatnya meluas untuk orang banyak.

Dilema berlanjut ketika sebagian masyarakat mempertanyakan bagaimana aset dan harta yang mereka wakafkan akan dikelola. “Sebenarnya tombak sejarah wakaf mengacu pada cerita Rasulullah yang memberikan kuasa pada Umar bin Khatab, selaku nazir untuk mengelola tanah wakaf Sayidina Umar dan memberikan manfaatnya kepada orang banyak,” ujar Rachmad, perwakilan Badan Wakaf Indonesia.

Senin (14/5) kemarin, Ammana Fintek Syariah menawarkan kemudahan berwakaf dengan pemanfaatan teknologi berbasis aplikasi. “Ammana hadir untuk memudahkan kolaborasi pendanaan usaha secara digital yang menguntungkan berkah bagi masyarakat terutama di Indonesia,” kata Luthfi Adhiansyah, CEO Ammana Fintek Syariah.

Pengelolaan dana wakaf yang diterima Ammana, baik berbentuk tunai maupun barang, nantinya akan disalurkan ke lembaga-lembaga yang termasuk ke dalam Forum Wakaf Produktif. “Nantinya akan disalurkan ke 23 lembaga, sebagai nazir, yang tergabung di FWP,” jelas Ketua Forum Wakaf Produktif, Bobby P. Manulang.

Global Wakaf ACT yang tergabung menjadi salah satu lembaga FWP turut mendukung upaya baik Ammana. Mengingat Global Wakaf memiliki program-progaram wakaf produktif, Ammana diharapkan bisa menjadi platform yang mendung upaya tersebut. “Dana yang kami terima dari Ammana melalui FWP, akan kami salurkan melalui program-program Global Wakaf, seperti wakaf sumur, wakaf pangan, wakaf ternak, dan lainya,” kata Maspalah Royani dari Kemitraan Global Wakaf. []

TAGS