DONASI SEKARANG
JADI RELAWAN

Kursi Roda untuk Masni

Pemulihan Pascabencana
Kursi Roda untuk Masni

ACTNews, LOMBOK UTARA - Gempa besar 7,0 SR masih menyisakan cerita duka. Masni (60), warga Dusun Gerung Perigi, Kayangan, Lombok Utara, menjadi salah satu korban tertimpa reruntuhan ketika musibah itu terjadi. Paha kanan Masni mengalami luka robek cukup dalam, ia tidak lagi sanggup berjalan.

Malam itu, setelah berhasil dievakuasi, Masni segera dilarikan ke Posko Marinir, tidak jauh dari Pelabuhan Carik, untuk mendapat pertolongan pertama. Segera setelah itu, ia harus menjalani operasi.

Siti Kamariah (33), anak Masni menceritakan, ia yang tinggal berbeda rumah dengan orang tuanya itu sempat tidak mengetahui kabar mereka ketika gempa besar menguncang. Rumah yang dihuni kedua orang tuanya rubuh. "Saya lari ke atas bukit. Saya enggak tahu kabar ibu, tapi akhirnya saya lihat bapak sudah sama ibu di pinggir jalan. Kaki ibu luka, robek di paha kanannya, tertimpa reruntuhan," jelasnya.

Masni kini tinggal di sebuah bilik semi permanen di sisi jalan, tidak jauh dari rumah lamanya. Bilik itu segera didirikan sebagai tempat berteduh, mengingat keadaan Masni masih dalam masa pemulihan.

Menanggapi kejadian itu, Aksi Cepat Tanggap (ACT) memberikan bantuan kursi roda untuk Masni. Kursi roda itu diharapkan mampu memudahkan Masni beraktivitas, khususnya membantu perpindahan geraknya.

Komandan Posko Wilayah Kayangan, Lombok Utara, Siti Maryam mengatakan, pemberian bantuan berupa kursi roda kepada Masni adalah bentuk perhatian ACT terhadap keadaan masyarakat terdampak gempa.

"Ibu Masni ini salah satu korban yang berhasil diselematkan tim SAR gabungan dari timbunan reruntuhan. Paha kanannya mengalami luka robek. Harapannya, setelah adanya kursi roda, bu Masni bisa kembali beraktivitas walaupun memang tidak sepenuhnya," ungkap Maryam di kediaman Masni, Selasa (11/9).

Mewakili keluarga, Siti Kamariah mengucap syukur atas bantuan yang diberikan kepada ibunya. "Terima kasih banyak Tim ACT atas bantuan kepada ibu saya. Ini (kursi roda) bantuan yang sangat bermanfaat. Semoga ibu saya bisa beraktivitas lagi," ucapnya sungguh-sungguh.

Memasuki fase pemulihan, bergerak dalam semangat bahwa Indonesia Bersama Lombok, ACT senantiasa berikhtiar mendampingi masyarakat terdampak gempa Lombok dari berbagai sisi, baik medis, pembangunan infrastruktur, pendidikan, pasar hingga sarana ibadah. []