DONASI SEKARANG
JADI RELAWAN

Mantan Vokalis Purgatory: Siap Terjun Bantu Pengungsi Suriah

Let's Help Syria
ngokem

ACTNews, JAKARTA  – Jalan kehidupan manusia itu memang sudah menjadi rahasia Allah. Seperti halnya hidayah, kepada siapapun, kapanpun dan dimanapun kalau sudah menjadi kehendak-Nya, maka pasti akan didapatkan.

Seperti dialami Madmor alias Akhmad Abu Taqo, mantan vokalis Purgatory (salah satu band beraliran rock), kini ia sudah meninggalkan aktifitas bermusiknya dan hijrah menjadi pegiat dakwah.

Madmor usai berbincang di acara  Ngobrol kemanusiaan (Ngokem) bertajuk “Selamatkan Ghouta”, di Bilangan Kemang, Jakarta Selatan, pada Kamis (8/2) lalu mengungkapkan keprihatinannya terhadap tragedi kemanusiaan di bumi Suriah.

Sebagai sesama manusia, kata Madmor, hati nurani harusnya terbuka, mampu berempati serta peduli terhadap penderitaan saudaranya seperti yang dialami warga Ghouta – Suriah. "Mereka saat ini tengah menderita, akibat terus menerus dihujani bom dari pesawat-pesawat tempur militer," ungkapnya.

Apalagi, tambah Madmor yang menjadi  korban tragedi kemanusiaan disana mayoritas adalah umat Islam. "Kita harus membantu sesuai kapasitas yang kita sanggup, kalau kita bisa membantu dengan materi, maka bantulah dengan harta benda itu. Kalau bisa bantu dengan tenaga, ya bantulah dengan tenaganya. Atau minimal bantulah mereka dengan doa. Itulah sesungguhnya ukhuwah Islamiyah,” serunya.  

Dikatakan, perintah untuk melestarikan ukhuwah Islamiyah tersebut  telah dijelaskan Rasulullah, dalam hadist yang diriwayatkan Bukhori dan Muslim. Dalam hadist tersebut dijelaskan  sesama umat Islam itu, bagaikan satu tubuh. Ketika salah satu bagian tubuhnya sakit, maka anggota tubuh lainnya pun akan merasakan hal yang sama.

“ Saat ini masyarakat di Ghouta - Suriah sangat membutuhkan bantuan, menurut saya  ACT sangat komit membantu rakyat Suriah dalam kurun waktu 7 tahun terakhir. lembaga ini sangat tepat menjembatani kepedulian bangsa Indonesia terhadap warga Ghouta di sana,” ujarnya.

Madmor pun mengungkapkan, dirinya pernah bersinergi dengan  ACT di sejumlah kegiatan seperti Program Ice Jakcet Challange. "Saya masih siap bila diajak kembali bersinergi dengan ACT," tandasnya.

Ia pun berharap bisa ikut terjun bersama Tim Kemanusiaan ACT membantu para pengungsi Suriah. 

"Kalau memang ada kesempatan bisa terjun langsung membantu di sana bersama ACT, saya siap! Itu akan menjadi kesempatan sangat berharga bagi saya,” harapnya. []

TAGS