DONASI SEKARANG
JADI RELAWAN

Pascalongsor, Pembersihan Akses Jalan di Tasikmalaya Berlanjut

Emergency Response
tasik
ACTNews, TASIKMALAYA – Curah hujan yang semakin tinggi mengakibatkan banjir dan tanah longsor yang melanda beberapa wilayah di Indonesia. Salah satu daerah yang terdampak bencana banjir dan tanah longsor adalah Kecamatan Culamega di Kabupaten Tasikmalaya, Jawa Barat. Banjir dan tanah longsor yang melanda sejak Selasa (6/11), mengakibatkan terputusnya akses jalan akibat timbunan lumpur dan material longsor.
 
Tim Emergency Response Aksi Cepat Tanggap (ACT) Tasikmalaya bersama para relawan dari Masyarakat Relawan Indonesia (MRI) Jawa Barat melanjutkan pembersihan lumpur serta material longsor yang menimbun sejumlah titik ruas jalan serta fasilitas umum di Desa Bojongsari dan Desa Cikuya, Kecamatan Culamega, Tasikmalaya, Jumat (9/11). Hal ini disampaikan oleh Atep Salman selaku Koordinator Tim ACT dan MRI.
 
 
 
 
“Kami bergerak sejak pukul 07.00 menuju Kampung Tampes, Desa Bojongsari, Kecamatan Culamega.  Di sana, kami melakukan pembersihan di beberapa fasilitas dan jalan umum, serta meratakan tanah longsoran.  Setelah itu, kami melanjutkan aksi dengan membuka jalur menuju Desa Cikuya bersama jajaran relawan yang lainnya.  Alhamdulillah, tim mendapatkan bantuan alat berat,” papar Atep.
 
Tidak hanya membersihkan jalan dan fasilitas umum dari timbunan material longsor, tim juga membuka posko Dapur Umum serta membagikan ratusan paket makanan siap santap untuk warga di Desa Bojongsari dan Cikuya. “Tim dapur umum membagikan 750 bungkus makanan siap santap kepada para warga di Desa Cikuya dan Bojongsari, yang sebagiannya juga berasal dari donasi Gerbang Sedekah Bandung. Tim juga membagikan terpal serta air mineral untuk Kampung Cikondang di Desa Bojongsari,” imbuh Atep.
 
Ia menambahkan aksi distribusi berjalan dengan lancar walaupun akses menuju titik terpencil masih sulit dilalui kendaraan roda empat. “Alhamdulillah, semua berjalan dengan lancar walaupun tim mengalami kesulitan dalam pendistribusian ke lokasi terdampak karena akses ke titik terpencil yang belum bisa dilalui kendaraan roda empat,” ujar Atep.
 
 
Hingga kini, tercatat sebanyak 342 jiwa terdampak banjir dan tanah longsor di Kampung Cikondang, Desa Bojongsari, Kecamatan Culamega, Kabupaten Tasikmalaya. Selain itu, dua orang dilaporkan meninggal dunia serta sebanyak empat rumah mengalami kerusakan berat dan dua rumah mengalami kerusakan ringan.
 
Untuk membantu para korban banjir dan tanah longsor di beberapa wilayah di Tasikmalaya, ACT telah mendirikan posko kemanusiaan di beberapa titik. Posko induk ACT terletak di Jalan Raya Kampung Darwati, Desa Darwati, Kecamatan Cipatujah. Dua posko unit masing-masing terletak di Kampung Wangun di Desa Bojongsari serta di Kampung Cimahi, Desa Cinta Bodas, Kecamatan Culamega. Dua posko dapur umum masing-masing terletak di Kampung Cimahi, Desa Cintabodas, serta di Kampung Tampes, Desa Bojongsari, Kecamatan Culamega.  
 
Sampai saat ini, para korban bencana masih membutuhkan bantuan darurat. Bantuan yang sangat dibutuhkan oleh para pengungsi meliputi, terpal, makanan dan pakaian bayi, tikar, selimut, pakaian baru, peralatan mandi, WC darurat, serta makanan siap saji dan makanan ringan. []
 

TAGS