DONASI SEKARANG
JADI RELAWAN

Serangan Udara Kembali Hantam Gaza

Let's Save Palestine
1

ACTNews, GAZA – Serangan udara lagi-lagi menghantam Gaza, tepatnya di Khan Younis, 25 kilometer dari Kota Gaza. Menurut koresponden Agensi Berita Palestina  (SAFA), pasukan pendudukkan Israel membom daerah pelabuhan baru di barat Khan Younis, situs Badr di Gaza selatan, situs Burq Saraya al Quds di barat Kota Gaza, dan situs angkatan laut di barat Khan Younis. Berita itu diterbitkan SAFA Jumat (15/3) pukul 01.33 waktu Yerusalem.

Pada laporannya, SAFA menjabarkan kronologi serangan. Serangan pertama dicatat pukul 01.13, yakni sejumlah roket diluncurkan ke sebuah pelabuhan di Khan Younis. Hingga pukul 06.20, serangan masih berlangsung. Pada waktu tersebut tembakan dilepas ke Laut Rafah.

Ashraf al Qadra selaku Juru Bicara Kementerian Kesehatan Gaza mengatakan kepada SAFA bahwa seorang warga dan istrinya terluka katas serangan yang diluncurkan di wilayah Rafah.

Sebelumnya roket menyerang Tel Aviv pada Kamis malam (14/3). Dalam video yang ditayangkan SAFA, sirene berbunyi di tengah langit malam dekat Tel Aviv.

Ketegangan Israel-Palestina diketahui meningkat dalam periode satu tahun ini. Setiap pekan di hari Jumat, warga Palestina melangsungkan protes di sepanjang perbatasan Israel-Gaza. Aksi itu dikenal sebagai Great March of Return. Jumat (15/3) ini, Great March of Return telah memasuki minggu ke-51. Sekitar 200 orang menjadi korban jiwa sepanjang protes damai itu dalam kurun waktu satu tahun.

Sementara, pelanggaran hukum internasional dan hukum kemanusiaan terus dilakukan pihak Israel kepada warga Palestina setiap harinya. Sebagaimana rangkuman Palestinian center for Human Rights (PCHR) per 7-13 Maret 2019.

Pasukan Israel terus menggunakan kekuatan mematikan terhadap peserta protes damai yang diselenggarakan di sepanjang perbatasan Jalur Gaza. Pada protes damai ke-50 Jumat lalu, 4 orang dilaporkan meninggal dunia, 150 warga sipil terluka, termasuk 43 anak-anak, 4 wanita, 3 jurnalis, dan 3 paramedis. Di Tepi Barat, pasukan Israel membunuh 3 warga sipil Palestina, salah seorang dari mereka ditembak mati oleh polisi Israel. Lima warga sipil terluka dalam berbagai insiden penembakan di Tepi Barat. []

Sumber foto: Reuters, mitra ACT