DONASI SEKARANG
JADI RELAWAN

Youth Music Festival 2018 Ajak Pemuda Lampung Peduli Sulteng

ACT Lampung
Youth Music Festival 2018 Ajak Pemuda Lampung Peduli Sulteng

ACTNews, BANDAR LAMPUNG - Komunitas Pemuda Peduli Lampung menggelar Youth Music Festival 2018, berlokasi di Taman Gajah Enggal, Kota Bandar Lampung. Acara ini berlasung selama dua hari berturut-turut, yakni pada Sabtu (13/10) dan Ahad (14/10).

Mengusung tema “Dengan musik kita berbagi, dengan hati kita peduli”, acara tersebut menampilkan pagelaran musik akustik, paduan suara, dan musikalisasi puisi. Selain itu, festival ini juga mengajak pengunjung yang hadir untuk ikut peduli terhadap korban bencana di Palu, Sigi, dan Donggala.

“Kami ajak pengunjung Taman Gajah Enggal untuk menyisihkan sebagian rezekinya untuk saudara-saudara terdampak gempa di Palu, Sigi, dan Donggala. Alhamdulillah, tanggapannya positif. Bahkan, banyak pengunjung yang ikut menyumbangkan lagu,” ungkap Bendahara Pemuda Peduli Lampung Wenny Shofura Priliana.

 

Wenny juga berpendapat, festival musik tersebut sebagai wadah menuangkan hobi dan kemampuan anak muda di Lampung. Youth Music Festival 2018 diramaikan oleh sejumlah komunitas seperti BK Voice, Rumah Film KPI UIN RIL, Putri Hijab Kota Bandar lampung, Perma karwa, Ihik Band, Large Family Accoustic, dan Aksi Cepat Tanggap (ACT) Lampung. Penampilan musisi Youth Music Festival 2018 turut menggerakkan pengunjung yang ada untuk peduli terhadap saudara-saudara di Sulawesi Tengah.

“Pengunjung senang, habis masukin donasi terus ikut nyanyi. Banyak cara untuk membantu saudara-saudara di Palu dan Donggala, salah satunya festival ini, acara ini tidak akan berjalan tanpa dukungan dari Denfin's Band, Yayasan Peduli Kasih KNDJH, dan ACT Lampung” ucap Wenny.

 

Ia juga menyampaikan bahwa kegiatan sosial ini akan terus berlanjut. Pekan ini anggota PPL akan berkeliling ke pasar-pasar untuk menggalang donasi sambil membawakan lagu Indonesia populer. Target pasar yang akan disambangi adalah Pasar Bambu Kuning, Pasar Tengah, Pasar Bawah, dan Pasar Tugu.

“Kami terus bergerak, anak muda harus bermanfaat untuk bangsa dan negara. Mudah-mudahan banyak komunitas yang mau gabung di penggalangan ini,” jelas Wenny. []

TAGS