ACT

Sedang Prosess

Beras untuk Santri

Beras
untuk
Santri

Tahukah sahabat? Santri memiliki rekam jejak yang penting dalam perjalanan bangsa Indonesia. Mulai dari era penjajahan Belanda

Tahukah sahabat? Santri memiliki rekam jejak yang penting dalam perjalanan bangsa Indonesia. Mulai dari era penjajahan Belanda, penjajahan Jepang hingga pasca-kemerdekaan, santri selalu mengambil peran dalam memperjuangkan dan mempertahankan kepentingan rakyat Indonesia. Mari ambil sebuah contoh santri-santri dari Pondok Pesantren Lirboyo disaat penjajah menyerang Kota Surabaya, merekalah yang mempertahankan bahkan mengusir penjajah keluar dari Surabaya.

Pada hari ini, peran santri tidak kalah pentingnya. Mereka merupakan garda terdepan dalam menuruskan ilmu-ilmu yang ada pada ulama-ulama sekaligus menjaga nilai-nilai Islam terus membumi di negeri Indonesia. Tanpa mereka, entah siapa yang akan menjadi ulama dan mubalig di masa mendatang serta bersuara lantang ketika aqidah kita diserang.

Tahukah sahabat? Hari ini ada sekitar 29.000 pesantren yang tersebar di seluruh penjuru Indonesia! Dari jumlah tersebut, terdapat lebih dari 4 juta santri yang setiap harinya menjaga negeri ini dengan untaian-untaian dzikir dan doa-doa terbaik mereka. Dari jutaan santri tersebut, lebih dari 2 juta santri merupakan santri mukim yang menetap di pondok pesantren.

Namun kamu harus tahu, tidak semua pesantren mampu membiayai santrinya makan layak setiap hari. Masih banyak santri-santri kita yang sehari-hari hanya mampu makan nasi dan lauk sayur tanpa daging. Bahkan tak jarang kita temui santri yang sehari-hari hanya mampu makan nasi ditambah gorengan seharga 2 ribu rupiah. Sebuah kondisi yang harusnya tidak kita biarkan terjadi pada anak-anak generasi penerus kita!

Sahabat perlu tahu, meski dalam keadaan serba terbatas, para santri tidak menyerah dalam menjaga nilai-nilai Islam agar terus dapat mengalir hingga generasi-generasi mendatang. Mereka tetap gigih menghafal Alquran dan belajar ilmu-ilmu keislaman meski dalam keterbatasan. Namun, meski mereka tidak meminta, kita harus peka membantu mereka!

Alhamdulillah, Aksi Cepat Tanggap menginisiasi program bernama Beras untuk Santri Indonesia atau disebut BERISI. Beras untuk Santri Indonesia, hadir untuk mengatasi permasalahan pesantren di Indonesia. Menjamin para santri dapat belajar tanpa rasa lapar, menjamin mereka dapat memenuhi kebutuhan pangan lebih layak.

Insyaa Allah, program BERISI ini menargetkan 210.000 kilogram beras untuk disalurkan di 21 provinsi seluruh Indonesia dan dapat dinikmati oleh 210 pesantren yang di dalamnya terdapat 42.000 santri.

Untuk memenuhi itu semua, kami tidak dapat bergerak sendiri! Kami butuh doa dan dukungan Sahabat Dermawan sekalian! Maka itu, kami mengajak kamu untuk berdonasi berapa pun angka yang kamu mau demi kesejahteraan para santri yang akan kita bantu! *Data Pesantren dan Santri= Data Education Management Information System, Kemenag.