ACT

Sedang Prosess

Bencana Nasional

Bencana
Nasional

Indonesia terletak di wilayah cincin api dan berdiri di atas pertemuan lempeng-lempeng bumi yang aktif. Ancaman gunung meletus, gempa bumi dan tsunami seakan hampir terjadi tahun demi tahun yang berganti. Kontur geografi menambah daftar panjang potensi bencana berupa longsor dan banjir yang sewaktu-waktu dapat menerjang diri. Mereka yang menjadi korban, amatlah butuh dirangkul didampingi. Mari, dengan kekuatan persaudaraan kita atasi bencana yang mengancam negeri!

Hidup di wilayah cincin api dan di atas pertemuan lempeng bumi, menjadikan Indonesia sebagai negeri dengan potensi bencana terbanyak yang siap menghampiri.

Hampir setiap tahun ada bencana yang disebabkan oleh faktor-faktor alam yang amat sulit kita prediksi.

Terlebih, tanggung jawab masyarakat terhadap kelestarian lingkungan juga terbilang rendah. Akibatnya, banyak bencana-bencana lain yang disebabkan oleh faktor manusia seperti banjir, kebakaran, longsor dan lain sebagainya.

Tahun 2018, kita dibuat kaget dan bersedih dengan hantaman gempa yang menyerbu Lombok dan sekitarnya. Bencana tersebut menghilangkan banyak nyawa dan menghancurkan banyak properti miliki warga.

Belum pulih total dari gempa Lombok, kita kembali disibukkan dengan gempa, tsunami dan likuefaksi yang menyerbu saudara-saudara kita di Palu, Sigi dan Donggala. Bencana tersebut tak kalah mengerikan dan menelan banyak korban jiwa.

Selang beberapa waktu, kita kembali bersedih dengan hantaman tsunami yang menyapu saudara-saudara kita di pesisir Selat Sunda. Menghanyutkan banyak korban jiwa dan menghancurkan banyak rumah dan ladang usaha warga.

Belum lagi dengan bencana-bencana dengan skala yang tidak begitu besar namun tetap menelan korban jiwa dan korban harta seperti banjir bandang di Sentani, Yogyakarta dan Dompu Nusa Tenggara Barat.

Bersatu kita teguh, bercerai kita runtuh! Itulah salah satu semboyan yang amat kuat melekat dalam diri bangsa Indonesia.

Dengan jumlah rakyat yang banyak dan sifat kedermawanan yang diakui dunia, maka kita mampu mengatasi bencana bersama-sama.

Kekuatan gotong-royong menjadikan kita bangsa yang tangguh dan cepat pulih dari kondisi bencana. Kekuatan mental rakyat kita membuat korban bencana tidak mudah frustasi dan putus asa.

Jangan menunggu hingga bencana tiba! Kita siapkan dana dan perbekalan sebelum bencana menyerang saudara-saudara kita. Sehingga ketika bencana itu tiba, kita dapat dengan sigap mengatasinya segera tanpa butuh waktu yang lama. Ayo kita siapkan perbekalan untuk mengatasi bencana!

Salurkan kepedulianmu terhadap saudara-saudara penyintas bencana, melalui:

BNI Syariah 66 00000 302

a.n. Aksi Cepat Tanggap